Posted in Arisan Tulisan

Yang Tersisa dari Liburan

Ada yang belum move on dari nuansa liburan. Ya, saya.

Liburan

Sebulan lebih ngumpul dengan keluarga dan teman-teman di Jakarta, ditambah lagi ortu sempat ikut ke sini dan nginep seminggu, membuat hati ini makin susaahh move on dari liburan. Yang tersisa justru keinginan untuk balik ke Jakarta lagi dan lagi..haha..

Tapi tentu saja ini harus dilawan. Liburan baru berkesan setelah sibuk bekerja. Sekarang saatnya kembali ‘bekerja’. Kembali main-main dengan si bocah lucu, kembali masak, kembali beberes, dan lain-lain. Alhamdulillah, pekerjaan ini sebenarnya menyenangkan (kecuali memasak!), dan yang lebih menyenangkan lagi adalah kembali berkumpul dengan suami.

Selain itu, supaya makin enjoy dan cepat move on, saya juga jadi sering nenangga, alias main ke rumah tetangga. Karena teman ngobrol adalah faktor penting untuk move on. Thole pun senang karena ada teman main dan ngga bosen di rumah aja..hehe..

Advertisements

Author:

Anak, kakak, adik, istri, ibu, yang berusaha untuk tak berputus asa. "And if you would count the graces of Allah, never could you be able to count them." -Q.S. Ibrahim 14:34-

4 thoughts on “Yang Tersisa dari Liburan

  1. liburan memang harus dipenuhi dengan rangkaian perjalanan yang seru
    atau kegiatan yang seru untuk anak, keluarga, bahkan teman
    tapi memang paling nyesek ketika kita sudah gak libur
    kembali ke rutinitas

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s